IN ANOTHER LIFE
In another life, aku berharap aku bisa jadi anak yang tumbuh di sela-sela kebahagiaan yang tidak akan pernah terpecahkan.
In another life, aku berharap aku gak pilih jalan itu dan masih terus melanjutkan hidupku. Menanti hari-hari indah tanpa bayang-bayang itu.
In another life, aku berharap aku bisa jadi anak yang lebih kuat dan tidak merasakan canggung setelah sekian lama tidak bertemu.
In another life, aku berharap kejadian itu hanyalah mimpi dan dosa yang harus aku tebus agar tidak menjadi beban dan ingatan sakit buat aku.
In another life, aku, mama, papa bisa menjadi layaknya keluarga yang saling terbuka dan penuh kasih sayang.
In another life, aku berharap gak kenal sama orang "itu" dan gak pilih jalan yang penuh dosa hanya karena haus perhatian dan kasih sayang.
In another life, aku bisa ngerasain bahagia seperti dia yang bahagia tanpa beban sedikitpun.
In another life, aku bisa kejar mimpiku menjadi seorang psikolog tanpa halangan biaya dan apapun itu seperti mimpiku dulu.
In another life, papa bisa jadi orang hebat dan gak ngelakuin dosa yang mengakibatkan aku yang harus menanggung semuanya.
In another life, gak ada kata "dia lebih kasihan dari kamu" atau "kalau kamu ada bapakmu," sekuat dan sedekat apapun aku dengan bapak, bukan berarti gak butuh peran ibu.
In another life, aku bisa lebih kuat dari sebelumnya dan meraih semuanya dengan tangan kecilku.
In another life, aku bisa di terima tanpa rasa iri dan keinginan untuk bersaing dalam hal apapun.
but this is just "in another life"..